(0291) 291 2998 kudus@syakirawisata.com

Menghitung uang saku selama perjalanan haji atau umroh merupakan hal yang tidak mudah untuk setiap orang, masing – masing mereka memerlukan beberapa pertimbangan. Setiap jamaah memiliki standar dalam menentukan uang sakunya.

Banyak jamaah yang kebingungan untuk menghitung uang saku saat beribadah umrah ke Baitullah. Ada beberapa Tips Menghitung Uang Saku Selama Umroh yang dapat membantu anda dalam mengatasi masalah tersebut.

Tips Menghitung Uang Saku Selama Umroh

Berbagai toko oleh- oleh terbesar yang berada di masjidil Haram Makkah, Masjid Nabawi Madinah, Corniche Center Balad Shopping Center hingga Jeddah. Jika berminat membeli yang murah hinga dapat menghemat uang saku selama umroh ada beberapa cara:

Bulan Mentukan Biaya

Pemilihan waktu juga menentukan besarnya biaya yang akan di keluarkan. Untuk yang berkeinginan melaksanakan umroh di musim liburan, menjelang musim haji atau ramadhan. Maka biaya yang di keluarkan pasti lebih besar, karena umumnya kenaikan paket umrah terjadi di tiga musim. Faktor tersebut dipengaruhi oleh:

  1. Karena pada musim tersebut biaya peminat umroh meningkat
  2. Pada saat ini terjadi persaingan ketat antar maskapai penerbangan,yang akan mempengaruhi pesawat yang digunakan.

Biaya  yang di keluarkan untuk beribadah umroh berbeda-beda. Dikarenakan banyaknya biro perjalanan umroh yang menawarkan paket hemat dan persaingan harga. Biaya untuk umroh termurah sesuai ketentuan Kementrian Agama RI  sekitar Rp 21 juta sampai paling mahal Rp 35 juta untuk umroh plus. Semua itu tergantung pada lokasi wisata yang di kunjungi selama di Arab dan Akomodasinya seperti hotel, maskapai penerbangan dan lainya.

Carilah toko yang memajang tulisan Everything 2 Riyal, Everythink 3 Riyal,  atau 5 Riyal

Disitu dapat di temukan berbagai macam barang seperti tasbih, sajadah, mainan anak-anak, kosmetik, hingga parfum. Jika ingin membeli barang yang lebih berkualitas tentunya harus merogoh kocek uang saku yang lebih banyak. Ada tasbih dengan harga 30 riyal setara dengan Rp. 105 ribu . Baju gamis pria atau wanita mulai dari 30-200 riyal . Sedangkan barang dengan kualitas biasa seharga 25 sampai 40 riyal.

Membeli Oleh- Oleh Kurma

Oleh-oleh Kurma memang menghabiskan jatah uang saku. Soal harga sangat bervariasi tergantung jenisya. Harga kurma ajwa perkilo mencapai 125 riyal yang setara dengan Rp 400 ribu hingga kurma yang murah sekitar 30 hingga 50 riyal perkilonya. Penjual kurma dalam kemasan kecil pun tersedia jika tidak ingin membeli dalam jumlah yang banyak. Anda bisa mempertimbangkan dari sekarang untuk memperkirakan uang saku selama umroh.

Keperluan Sekunder

Gunakan Kartu operator lokal untuk komunikasi yang lebih hemat. Selain pulsanya mudah di dapat, Biaya roaming paket data lebih hemat biaya di abnding dengan operator tanah air. Siapkan uang saku yang cukup untuk keperluan pribadi. Harga makanan tidak terlalu mahal sekitar 10 hingga 15 riyal. Teh susu hangat seharga 1 riyal dan kebab seharga 4 riyal yang merupakan makanan favorit jamaah haji maupun umroh.

Perkiraan Uang Saku Perhari

Akhir uang saku selama perjalanan umroh sangat bergantung  pada kesukaan maupun kebutuhan calon jamaah yang sekedar untuk membeli oleh-oleh. Ada rumus umum yang di pakai adalah ” jumlah hari x Perkiraan pengeluaran perhari + Uang cadangan” . Misal dengan paket umroh 9 hari, jumlah hari efektif 7 hari yang berarti 4 hari selama di makkah dan 3 hari di madinah.  Rata-rata perhari sekitar 350 ribu yang berarti 100 riyal, maka bawalah uang sekitar 2 juta. Ditambah dengan uang cadangan sekitar Rp 1 juta.

Manfaatkan ATM selama di arab saudi. Maupun dengan menukarkan uang di money changer yang tersebar di jalan sekeliling Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Tegas dan tidak gampang tergoda merupakan kunci utama mempersiapkan uang saku selama umroh.