(0291) 291 2998 kudus@syakirawisata.com

Saat puncak ibadah haji telah selesai dilakukan. Para jamaah haji masih memiliki waktu beberapa hari untuk tinggal di mekkah. Para jamaah biasanya memanfaatkan sisa waktu tersebut untuk melakukan sholat lima waktu di Masjidil Haram, melakukan Umrah Sunah atau mengunjungi beberapa destinasi wisata dan tempat – tempat bersejarah umat islam di kota mekkah.

Salah satu tempat kunjungan umat Musim yang menjadi tempat favorit para Jamaah Haji adalah Museum Haramain Mekkah atau Museum dua tanah suci. Letaknya diperbukitan Ummul Joud, Mekkah. Museum ini terkenal dengan sebutan The Exibithion of Two Holy Mosques Architecture seperti yang tertulis di depan pintu masuk Museum. Dalam Museum Haramain Mekkah ini kita dapat mempelajari seluk beluk serta sejarah Masjidil Haram dan Masjidil Nabawi di Madinah.

Jarak Museum Haramain Mekkah dengan Majidil Haram sekitar 10 kilometer. Di wilayah Mekkah yang tidak terlalu ramai dan dekat dengan pabrik kiswah atau kain pembungkus kabah. Museum ini dibangun pada awal tahun 90an oleh Raja Fahd bin Abdul Aziz. Museum ini menyimpan banyak koleksi bersejarah perkembangan Masjid Nabawi Madinnah Al Munawarroh dan Masjid Al Haram Mekkah Al Mukarromah. Museum Haramain Mekkah terdiri dari tujuh ruangan dan dibagi menjadi beberapa tempat yaitu. Baca : Fakta dibalik Kiswah, Kain Mewah berharga Milyaran Rupiah

Menggali Sejarah Dua Masjid Suci di Museum Haramain Mekkah

Bagian pertama

Ketika memasuki pintu Museum kita menuju ke ruang depan. Ruangan ini berisi gambar dan model Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dari masa ke masa. Termasuk didalamnya maket bangunan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Kedua masjid saat ini sedang dilakukan proses pembangunan dan perluasan area secara besar-besaran.

Bagian kedua

Terdapat tangga dari kayu berwarna coklat dan beroda. Tangga dari kayu ini merupakan tangga Ka’bah atau Baitullah. Dibuat tahun 1240H dengan menggunakan kayu saaj. Dapat anda lihat di sisi kananya terdapat deretan bebatuan yang terpahat tulisan ayat-ayat Al-Quran. Di lokasi ini juga terdapat display Maqam Ibrahim.

Bagian ketiga

Bagian selanjutnya dalam Museum haramain Mekkah. Anda juga dapat melihat Kiswah Ka’bah beserta alat pemintal Kiswah. Selain itu terdapat pintu Ka’bah, kayu penyangga Ka’bah dan sebagainya. usia dari barang-barang ini sudah ribuan tahun. Dibagian ini juga terdapat deretan display hajar aswad. Jika anda berfoto disini maka akan kelihatan seperti menyentuh hajar aswad asli.

Bagian keempat

Ruangan lainnya yang terdapat di Museum Haramain Mekkah  adalah ruang manuskrip. Ruangan ini berisikan berbagai macam naskah dan manuskrip yang berkaitan dengan Masjidil Haram dan Masjidil Nabawi. Salah satu yang istimewa dari ruangan ini, anda dapat melihat naskah mushaf Al Quran yang ditulis pada jaman Khalifah Umar bin Affan, juga ayat-ayat Al Quran yang dipahat di bebatuan berwarna hijau dan biru.

Bagian kelima

Ruangan selanjutnya merupakan ruangan foto. Dalam ruangan ini berisikan foto-foto langka yang berkaitan dengan Masjidil Haram dan Masjidil Nabawi. Lalu ada ruangan sumur mata air penuh berkah yaitu sumur air Zamzam yang berisi model sumur Zamzam zaman dahulu lengkap dengan tali, kerekan dan bahkan embernya. Replika sumur Zamzam ini terbuat dari besi yang kokoh. Diruangan ini terdapat display lokasi sumur Zamzam didekat kabah dan penyajian air Zamzam dari masa ke masa.

Jika anda melaksanakan ibadah haji atau ibadah umroh. Jangan sampai melewatkan kesempatan untuk mengunjungi tempat bersejarah ini. Karena anda akan semakin tahu tentang sejarah islam  dan tentunya membangkitkan semangat kecintaan kepada Allah SWT karena anugerah yang agung anda bisa melaksanakan ibadah ini.

Kunjungan untuk Menggali Sejarah Dua Masjid Suci di Museum Haramain Mekkah merupakan salah satu agenda ziarah dan city tour jamaah umroh dan haji khusus Syakira Wisata cabang Kudus. Diharapkan kita mampu menemukan makna dan perkembangan arsitektur dua masjid suci dan perkembangan Islam dari peninggalan para pendahulu Kita