(0291) 291 2998 kudus@syakirawisata.com

Setiap Tahun nya Pelaksanakan ibadah haji akan memasuki puncak ibadah haji bertepatan dengan tanggal 9 Dzulhijjah 1438H. Dimana puncak dari ibadah haji adalah wukuf di arafah. Artikel ini akan membahas mengenai mengenal makna wukuf di Arafah

Sejarah Wukuf di Arafah

Sebagai umat muslim sangat penting untuk mengenal makna wukuf di Arafah. Padang Arafah merupakan salah satu tempat bersejarah bagi kaum muslimin. Dahulu kala dipadang Arafah ketika tanggal 10 dzulhijjah, nabi Ibrahim membawa anaknya nabi Ismail untuk di jadikan kurban kepada ALLAH SWT sebagai jawaban atas mimpinya, namun kemudian  ALLAH SWT mengganti  nabi Ismail dengan hewan kurban.

Selain kisah itu, di padang Arafah menjadi saksi bisu kisah nabi Adam dan Siti Hawa. Mereka dipertemukan setelah sekian lama terpisah di bumi. Para malaikat menuntun keduanya untuk menuju padang Arafah untuk di pertemukan. Disana keduanya bertaubat, memohon ampun atas segala kesahan yang diperbuatnya. Setelah dipersatukan di padang Arafah keduanya tidak lagi dipisahkan sampai maut yang memisahkan.

Bagi umat muslim padang Arafah sangat penting karena menjadi tempat menjalankan salah satu rukun dalam melakukan ibadah haji yaitu wukuf. Orang – orang yang telah melaksanakan segala macam  proses haji dianggap tidak sah hajinya jika tidak menjalankan wukuf di Arafah.

Meskipun dalam keadaan sakit atau sedang di rawat di rumah sakit, selama nyawa masih berada di kandung badan para jamaah haji ini akan tetap dibawa ke padang Arafah. Mereka dibawa dengan menggunakan mobil ambulance maupun helicopter, kegiatan inilah yang disebut dengan safari wukuf. Walaupun hanya sebentar, haji nya tetaplah sah. Karena pentingnya wukuf di arafah Inilah mengapa kita wajib untuk mengenal makna nya.

Dalam proses wukuf semua jamaah haji dikumpulkan di padang Arafah, tidak akan terlihat adanya perbedaan antara warna kulit, asal negara, profesi antara pejabat atau hanya petani, pedagang ataupun artis terkenal, si kaya dan si miskin bahkan . Semua terlihat sama seperti buih dengan baju Ihrom berwarna putih yang sama. Disana tidak akan terlihat orang dengan menggunakan warna kesukaan atau dengan model pakaian lainnya. Semuanya terlihat sama, begitulah ALLAH SWT memandang hamba-Nya.

Jarak Makkah hingga Arafah sendiri hanya sekitar 25 km namun karena banyaknya jumlah haji yang memadati jalannan hingga memerlukan waktu berjam-jam untuk melewatinya. Tak jarang agar tak kehilangan momentum wukuf, beberapa jamaah pun terpaksa berjalan kaki untuk mencapai arafah.

Di padang Arafah sendiri ketika memasuki tanggal 9 dzulhijah maka akan dipenuhi dengan tenda – tenda yang di didiriakn di sekitarnya. Tenda-tenda tersebut didirikan khusus untuk prosesi wukuf, jika proses wuquf telah selesai maka tenda – tenda tersebut akan langsung dibongkar. Sehingga nampak bentuk dari padang arafah sendiri layaknya miniatur padang mahsyar.

Pelaksanaan wukuf sendiri dimulai ketika siang hari atau memasuki waktu duhur. Di mulai dengan sholat dhuhur dan ashar dijama’ dan qashar, lalu dilanjutkan dengan khutbah Arafah, setelah itu jamaah akan melakukan dzikir dan berdoa dengan khusuk. Di moment ini setiap jamaah akan memanjatkan doa-doa terbaiknya yang diterdapat dalam harapan kehidupannya agar di ijabahi Allah SWT.

Setiap orang yang melihat berkumpulnya banyak manusia dari berbagai penjuru dunia akan menyaksikan gambaran dari padang mahsyar atau tempat berkumpulnya semua manusia kelak di akhir zaman setelah di bangkitkan dari kubur. Pada padang mahsyar inilah nantinya semua manusia akan dimintai mempertanggung jawabkan semua amal perbuatannya semasa hidup di dunia.

Makna Wukuf

Kita perlu mengenal makna wukuf di Arafah karena ketika anda akan  melaksanakan ibadah wukuf di Arafah ada beberapa persiapan yang harus diperhatikan, diantaranya membawa perlengkapan sholat seperti sajadah, membawa kitab suci Al-Quran dan tasbih untuk berzikir. Jangan sampai anda lupa untuk membawa buku manasik karena disana anda akan melakukan rangkaian doa yang harus dibaca.

Tidak ada kesepakatan dari para ulama mengenai tempat melakukan wukuf asalkan masih berada di area padang Arafah. Puncak dari ibadah haji adalah wukuf di Arafah. Kita perlu mengenal makna wukuf di Arafah. Wukuf adalah berhenti atau berdiam diri atau bermeditasi, orang-orang yang sedang berwukuf akan diam dan berdoa kepada ALLAH SWT memohon ampunan dan berserah diri serta meminta perubahan diri menjadi lebih baik.

Saat prosesi ibadah ini sebaiknya jamaah haji  serius dan benar-benar berdoa untuk keselamatan baik di dunia maupun di akhirat nanti. Karena wukuf di Arafah bagi jamaah haji Syakira Wisata cabang Kudus adalah momentum yang tepat, kita sebagai hamba yang tidak akan terlihat memiliki harta, jabatan maupun kecantikan fisik bertaubat memohon ampunan kepada ALLAH yang maha segalanya.