(0291) 291 2998 kudus@syakirawisata.com

Jika pada zaman sebelum tahun 2000 eksistensi pasar seng familiar sebagai Pasar Murah di Kota Suci Mekkah, namun eksistensi nya sekarang ternyata tinggal kisah semata. Pasar Murah ini terkikis oleh ekspansi masjid. Sekarang di samping pusat perbelanjaan ekslusif dan toko-toko yang berada dekat dengan Masjidil Haram, terdapat pula beberapa pasar murah yang jaraknya berada agak jauh dari Masjidil Haram.

pasar murah umroh

Bahkan untuk para jamaah haji dan umroh yang ingin mencapainya, perlu mencarter kendaraan maupun dengan coaster angkutan umum. Tapi perjuangan untuk menjangkau tempat itu akan terbayar lunas tatkala variasi produk serta harganya ternyata lebih murah dari barang-barang sejenis yang dijual di sekitar Masjidil haram. Beberapa pasar itu adalah:

1. Pasar Murah Aziziyah

Pasar Murah Aziziyah merupakan sebuah lokasi yang terletak diantara Mekkah dan Mina. Di lokasi ini berderet beberapa apartement atau akomodasi yang mayoritas diperuntukkan untuk Jemaah haji asal Indonesia dan Turki. Banyak dari Jemaah haji tinggal di Mina saat menjelang wukuf di arafah sampai selesainya semua ritual ibadah haji.

Wilayah aziziyah ini padat oleh ribuan jamaah haji dari segala penjuru dunia dan warga asli setempat. Kita tidak sulit untuk memahami letak pasar murah Aziziyah dan letak pusat perbelanjaan disana. Di sini ada deretan ratusan toko-toko dan pedagang kaki lima yang menjual bermacam produk laksana fashion, parfum, dan beraneka ragam barang lainnya.

pasar murah aziziyah

2. Pasar Murah Ukaz

Pasar Murah Ukaz telah dikenal semenjak lama, bahkan pada zaman Rasulullah SAW pasar Ukaz merupakanpasar yang memasarkan segala macam produk guna keperluan kafilah dagang yang datang ke kota Mekkah. Bahkan Rasulullah juga pernah berdagang hingga ke negeri Syam dan sekaligus mensyiarkan dakwah. Dari sisi sejarah Pasar Ukaz yang terletak salah satu sudut jalan kota Thaif mengarah ke Mekkah ini telah ada bahkan semenjak 500 Tahun SM.

Dalam Urusan kemegahan Pasar Murah Ukaz patut dikata bisa melebihi pasar lainnya, bahkan bila disaksikan dari bagian hubungan dagang, serta dikunjungi oleh puluhan suku terkemuka, laksana suku Quraisy, hawazin, Al haya, Al Mustaliq, dll.
Di samping menjadi pasar yang memperdagangkan barang-barang seperti permadani, tenda, bulu domba, tembikar, perabotan, perhiasan, hasil bumi, dan rempah-rempah.

Di pasar Ukaz pun sering menyelenggarakan berbagai macam festival baik syair maupun nyanyian. Berdasarkan penjelasan dari arkeolog Saudi, seperti dikutip Arab News kejayaan pasar murah ukaz meredup pada tahun 760 sesudah masehi.

Setelah tertidur selama 1300 tahun, eksistensi pasar murah ukaz di sekitar kota Suci Makkah Al Mukarramah dibangunkan kembali dan secara formal oleh gubernur Mekkah saat itu, Pangeran Khalid Al Faisal putra raja Faisal.
Seolah hendak membangkitkan kejayaan nya di masa lau, Saat ini, Pasar Ukaz sudah disulap menjadi pusat expo modern dengan ciri-ciri tenda badui yang masih ada.

3. Pasar Murah Zakfariah

Pasar ‘borong’ atau Pasar Zakfariah terletak lumayan dekat dari Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. Pasar tradisional yang terletak sekira 2 km dari masjid ini menjual sekian banyak jenis kebutuhan ibadah jamaah haji dan umroh. Sebut saja diantaranya perhiasan emas, jam tangan, dan gadget elektronik baik barang ori maupun barang “KW”.

Para pedagangnya rata-rata dapat melafalkan bahasa Indonesia secara fasih walaupun dengan logat Arab. Tawar-menawar juga lazim dilakukan. Ada yang unik di pasar ini, ketika waktu sudah mengindikasikan saat sholat, pasar murah ini langsung tutup.

Seolah Tanpa komando, semua pedagang dan pengunjung juga langsung mengembangkan karpet untuk alas shalat, bahkan di lorong – lorong jalan pasar dipenuhi shaft sholat. Pasar Zakfariah lazim sebagai pasar ‘borong’ .

Baca Selengkapnya di : Borong Oleh – Oleh Haji dan Umroh di Pasar Zakfariyah Makkah

5. Pasar Murah Hafair

Terletak di lokasi jalan Hafair, sebuah jalan protokol menuju Masjidil Haram. Perjalanan mengarah ke Pasar Murah di sekitar Masjidil Haram ini sekitar 1,5 km dari Masjidil Haram. Sama seperti area Pasar Murah Aziziyah, Kawasan Hafair familiar sebagai di antara area pemondokan guna Jemaah haji Indonesia.

Letak Pasar Murah Hafair terletak di tengah areal pemondokan tersebut. Berbagai barang-barang khas Arab dan sekian banyak souvenir khas Saudi dijajakan disini.

6. Pasar Kurma Kakiyah

Pasar ini memang letaknya cukup jauh dari masjidil haram, sekitar 20 kilometer. Namun Tak “afdhol” rasanya, bila ketika jamaah haji dan umroh berziarah ke kota suci Mekkah tanpa menyapa pasar kurma yang ada di Pasar Induk Kakiyah atau Kaqiyah

Pasar Murah ini memang familiar sebagai pasar kambing terbesar di Kota Makkah. Di musim haji pasar ini akan diisi oleh semua jamaah yang mencari kambing untuk qurban maupun untuk kebutuhan dam. Pasar murah ini bertempat di jalan Umm al-Mu’mineen Umm Salama. Agak jauh memang dari Masjidil Haram.

Letak Pasar Murah Kakiyah berada tepat di sebelah pasar hewan. Meskipun jauh, tetapi pasar ini menawarkan ratusan jenis kurma. Bahkan menurut keterangan dari Anwar, salah satu penjaja dipasar murah ini meneybutkan setidaknya ada 740 jenis kurma dipasarkan di lokasi ini.

Kurma yang paling disukai oleh jemaah haji Indonesia merupakan jenis Ajwa dan Sukkari. Banyak riwayat yang menujujukkan keutamaan Kurma jenis Ajwa. Kurma yang sangat digemari Rasulullah SAW. Harga kurma Ajwa di pasar ini pun sangat bervariasi.

Kurma Ajwa dengan kualitas super dihargai sampai 50 Real per kilogram. Sementara itu, kurma Ajwa dengan kualitas dua dijual sekitar 35 Real. Jauh dibawah harga pasaran kurma yang dijual di lokasi Pusat belanja Sekitar Masjidil Haram.