(0291) 291 2998 kudus@syakirawisata.com

Sebagai salah satu tempat yang di ziarahi dan merupakan puncak dari ritual saat beribadah umroh, Mekkah memiliki beragam cerita akan benda – benda bersejarah berhubungan dengan perkembangan Islam. Salah satu yang paling menakjubkan dari Mekkah adalah berdirinya Ka’bah yang berbalut Kiswah hingga kini tetap kokoh dan terlihat megah.

 

Kemegahan dan Keindahan Ka’bah ini salah satunya ditunjang oleh kain pembungkusnya yang dibuat dari bahan mewah dan berlapis emas. Pembungkus Ka’bah ini disebut sebagai kiswah, dimana kiswah ini memiliki keistimewaan dan kenangan tersendiri bagi umat Islam yang berdomisili di Kudus yang pernah melaksanakan ibadah umroh atau haji.

Kiswah yang merupakan kain berwarna hitam dengan rajutan dan jahit dengan emas sehingga menampilkan kesan elegan pada Ka’bah meskipun terlihat dari kejauhan.  Tak mengherankan memang jika harga kiswah sangatlah mahal, mencapai milyarah rupiah. Bahkan ada yang menyebutkan untuk pembuatan satu kiswah dibutuhkan dana sekitar 50 milyar rupiah. Sungguh angka yang fantastis namun hal tersebut menjadi hal yang lumrah karena menjaga kebersihan dan melindungi Ka’bah jauh lebih penting.

Kiswah di kerjakan oleh pengrajin terbaik dengan bahan yang terbaik pula. Konon bahan kiswah terbuat dari sutera asli yang di datangkan dari Luar Negeri. Memakai bahan sutera kelas wahid dengan pengrajin dan quality control yang sangat ketat.  Sejak tahun 1931, kiswah yang semula dibuat dari kulit unta kini diproduksi di sebuah pabrik modern seluas 10 hektare yang terletak di pinggir kota Mekkah, Arab Saudi.

Pabrik ini terletak sekitar 15 kilometer dari Masjidil Haram, dan dapat di kunjungi oleh jamaah haji dan umroh. Bagi jamaah umroh dan haji Syakira Wisata cabang Kudus, kunjungan ke pabrik Kiswah ini merupakan agenda ziarah dan city tour seputar kota Makkah, disamping objek Museum Haramain dan Miqat Umroh Hudaibiyah.

Mungkin bagi banyak orang yang mengikuti program umroh murah kudus dan sekitarnya dan tiba di Ka’bah akan heran mengapa kiswah memiliki harga yang begitu fantastis. Ternyata hal tersebut disebabkan karena kain kiswah dibuat dari sutera asli dan murni serta memiliki warna hitam pekat. Sedangakn sebagai hiasan dan menjahit kiswah digunakan benang khusus yang berlapis emas serta perak dan digunakan pula untuk membuat kaligrafi sebagai hiasan kiswah.

Sebetulnya kiswah ini pertama kali dibuat oleh pengrajin yang bernama Adnan bin ‘Ad namun dahulu kiswah masih dibuat dari kulit unta. Akan tetapi perkembangan zaman kiswah dibuat dari sutera yang membutuhkan sekitar 670 kg bahan sutera atau sekitar 600 meter persegi. Kain tersebut akan dipotong lagi menjadi 47 bagian. Hal yang menakjubkan lagi adalah untuk hiasan dan tulisan kiswah membutuhkan 120 kg emas murni. Saat ini terdapat pabrik khusus pembuat kiswah yang berada di Mekkah dan memiliki 240 pengrajin.

Meskipun pabrik pembuatan kiswah sudah menggunakan alat dan mesin modern, namun pembuatan kain dengan luas keseluruhan mencapai 600 meter persegi ini memakan waktu hingga satu tahun. Padahal logika nya dengan mesin modern dan tekhnologi sulam saat ini, pembuatan kain tersebut cukup memakan waktu satu bulan saja.

Pada satu kesempatan wawancara di Saudi TV, Dr. Muhammad Bajudah Senin 30 Mei 2016 menjelaskan bahwa lamanya pembuatan kiswah disebabkan karena lamanya penyulaman yang masih manual pada bagian hizam Ka’bah.Hizam adalah bagian kiswah yang terbuat dari benang emas dan berisikan tulisan kaligrafi arab, tulisan inilah yang harus dikerjakan dengan benar – benar teliti oleh lebih kurang 60 ahli yang dididik di sebuah lembaga yang khusus didirikan untuk menangani pembuatan kiswah.

Kaligrafi yang tertera antara lain Q.S. Ali Imran: 96, Q.S. Al-Baqarah :144, Q.S. Al-fatihah, dan Q.S. Al-Ikhlas. Tekhnologi dengan ketelitian ini tidak bisa dilakukan dengan bordir melainkan harus disulam secara manual.

Sejatinya proses pembuatan kiswah dimulai dari proses tenun, pencelupan warna, pola, dan penjahitan, hanya memakan waktu 1 bulan, sedangkan penyulaman ayat – ayat Alquran yang terdiri dari surat tersebut diataslah yang membuat proses pembuatan terlama. Total pengerjaan sekitar 9 bulan.

Di balik kain hitam kiswah terdapat pula kain lapisan yang berwarna putih. Kain yang menjadi pelapis bagian dalam kiswah dan disebut sebagai Bithana. Bithana memiliki fungsi sebagai penyerap uap pada dinding Ka’bah sehingga Ka’bah bisa terlindung dari panas matahari.

Fakta mengenai kiswah kain mewah yang berharga milyaran rupiah tersebut tersebut pastinya akan membuat Anda semakin takjub dan tak sabar untuk segera menjalankan ibadah umroh dan haji. Tak hanya mempersiapkan seputar fasilitas  umroh saja, menambah pengetahuan tentang tanah suci juga sangat penting untuk menunjang ibadah umroh bagi Anda yang berdomisili di Kabupaten Kudus dan sekitarnya .

 

sumber