(0291) 291 2998 kudus@syakirawisata.com

Membicarakan masjid di Madinah pasti tidak akan lepas dari Masjid Nabawi dan Masjid Quba, ini dikarenakan kedua masjid tersebut menduduki posisi penting dalam sejarah keislaman. Jika mengunjungi Masjid Quba para pembimbing umroh pasti menghimbau para jamaah yang sebelumnya diarahkan untuk berwudhu dari hotel untuk segera masuk dan melakukan shalat dua rakaat. Karena pahala shalat di Masjid Quba dengan pahala satu kali umroh adalah sama.

 

Mengunjungi Masjid Quba merupakan salah satu destinasi yang selalu ada di setiap perjalanan umroh, karena masjid ini merupakan masjid pertama yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW. Masjid ini berada di kota Quba yang berjarak lima kilometer tenggara Kota Madinah.

Masjid ini dibangun selepas Rasulullah dan para sahabat melakukan hijrah dari Mekah ke Madinah, yaitu sekitar tahun 622 hijriyah atau 1 Hijriyah. Masjid ini sudah mengalami beberapa kali renovasi. Saat ini semua hal yang berkaitan dengan renovasi berada di bawah tanggung jawab Keluarga Saud.

Mengunjungi Masjid Quba Dengan Pahala Satu Kali Umroh

Suasana Di Dalam Masjid

Semua orang yang datang ke Masjid yang sederhana ini pasti selalu merasakan kedamaian apalagi Masjid Quba dengan pahala satu kali umroh sudah sangat terkenal di kalangan jamaah haji dan umroh. Walau pun bangunan fisik masjid ini terlihat sangat sederhana, namun pembangunan masjid – masjid modern sekarang ini sebagian besar mengacu pada masjid ini.

Walau pun merupakan masjid pertama yang dibangun dengan penuh kesederhanaan, namun masjid ini sudah sangat memenuhi standar bangunan masjid yang sesungguhnya. Masjid Quba sudah memiliki sebuah ruang yang berbentuk segi empat dan memiliki dinding yang mengelilinginya.

Pada bagian utara Masjid terdapat serambi yang diperuntukkan bagi mereka yang ingin shalat, ruaangan ini memiliki dinding yang terdiri dari pohon kurma. Serambi ini memiliki atap yang datar yang tersusun dari pelepah daun kurma. Sedangkan di bagian tengah ada ruang terbuka yang biasa dikenal dengan sahn, ada sumur yang dimaksudkan sebagai tempat mengambil air untuk sholat.

Kebersihan di dalam Masjid Quba dengan pahala satu kali umroh ini selalu terjaga. Tidak pernah sekali pun Masjid ini memperlihatkan bagiannya yang tidak rapi. Semuanya diatur agar jamaah bisa nyaman dan khusyuk saat beribadah. Cahaya matahari juga selalu dibiarkan masuk dan menerangi bagian dalam masjid. Udara yang segar membuat para jamaah betah berlama-lama berada di dalam masjid ini.

Ada sembilan belas pintu di dalam Masjid Quba, tiga diantaranya adalah pintu utama. Tiga pintu dengan pintu yang berukuran besar ini merupakan akses para jamaah untuk bisa memasuki bangunan masjid.  Pintu masuk untuk jamaah pria dan wanita dipisah, dua pintu untuk jamaah lelaki dan satu pintu untuk jamaah perempuan.

Pahala Shalat di Masjid Quba

Sebelum masuk ke dalam masjid ada hal-hal yang harus diketahui oleh jamaah. Biasanya para pemandu umroh akan meminta jamaah untuk melihat ke bagian dinding masjid di bagian luar. Di sana tertera pengumuman cara masuk ke dalam masjid, hal ini berkaitan dengan pintu utama mana yang harus menjadi pintu masuk jamaah pria dan mana pintu yang diperuntukkan bagi jamaah wanita.

Berbeda dengan beberapa masjid lainnya, di dalam Masjid Quba jamaah tidak disarankan untuk mengambil gambar atau selfie terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan agar jamaah menyegerakan shalat di dalam Masjid Quba dengan pahala satu kali umroh. Pelarangan berfoto lebih dahulu lebih bersifat himbauan agar para jamaah mengutamakan beribadah terlebih dahulu, karena besarnya Pahala yang diraih.

Kunjungan ke masjid Quba merupakan bagian dari program ziarah dan city tour seputar kota madinah yang diselenggarakan oleh Syakira Wisata Cabang Kudus. Program ini berangkat dari hotel di madinah  setelah sarapan pagi, atau sekitar jam 08:00 waktu setempat. Sehingga Ibadah sholat yang dilakukan pertama kali di Masjid Quba adalah sholat tahiyatul masjid dan di susul dengan ibadah sholat Dhuha dan ibadah sholat sunnah lain nya.